Minggu, 11 Mei 2014

Resensi Film Valkyrie

      Valkryie adalah sebuah film thriller historis yang dikeluarkan pada tahun 2008 dan disutradarai oleh Bryan Singer. Film ini menceritakan tentang pemberontakan plot 20 Juli 1944 yang dilakukan oleh para perwira Tenara Jerman untuk membunuh Adolf Hitler pada masa Perang Dunia II disaat Nazi Jerman. Tom Cruise berperan sebagai Kolonel Claus Von Stauffenberg, salah seorang tokoh pemberontak utama. Sementara itu artis Belanda Carice Van Houten memerankan istri Kolonel Van Stauffenberg dan Adolf Hitler diperankan oleh David Bamber.

Sinopsis Cerita
            Saat Perang Dunia II, Kolonel Claus von Stauffenberg terluka parah ketika Royal Air Force menyerang pasukan Nazi di Afrika. Ia kehilangan tangan kanannya, beberapa jari di tangan kirinya, dan mata kirinya.
          Di lain tempat, Mayor Jenderal Henning von Tresckow, berusaha untuk membunuh Adolf Hitler dengan meletakkan bom pada sebuah boks minuman Perancis yang diberikannya pada salah satu anggota rombongan, Kolonel Brandt. Namun, bom tersebut tidak meledak. Tresckow terbang ke Berlin untuk mengambil boks tersebut dari Brandt. Setelah mengetahui bahwa salah satu anggota komite rahasia Mayor Jenderal Hans Oster ditangkap Gestapo, Tresckow meminta kawannya, Jenderal Friedrich Olbrichtuntuk mencari pengganti Oster. Olbricht lalu menunjuk Stauffenberg, dan memperkenalkannya pada rapat komite rahasia yang dihadiri Ludwig BeckDr. Carl Goerdeler, dan Erwin von Witzleben.
          Stauffenberg dipindahtugaskan ke Kementerian Perang Jerman Nazi, dan menjadi Kepala Staf German Reserve Army, dibawah pengawasan Jenderal Friedrich Fromm. Dia juga mengangkat seorang ajudan bernama Letnan Werner von Haeften.
            Fromm memperkenalkan Stauffenberg pada Hitler di kediaman pribadi Hitler, The Berghof. Di kesempatan itu, Stauffenberg meminta Hitler untuk menandatangani sebuah surat Operasi Valkyrie, operasi yang akan dijalankan setelah rencana pemboman untuk menangkapi pasukan SSGestapo, dan antek-antek Nazi. Tanpa pikir panjang, Hitler menandatangani surat tersebut.
          Stauffenberg diminta untuk membunuh Heinrich Himmler dan Hitler, dengan meledakkan bom di Wolf's Lair, tempat dimana rapat yang akan dihadiri Hitler dilaksanakan. Dengan bantuan Kolonel Mertz von Quirnhem, Stauffenberg diajari bagaimana cara mengaktifkan bom tersebut. Ia juga akan dibantu oleh Jenderal Erich Fellgiebel, pimpinan operator telekomunikasi di Wolf's Lair, yang akan mematikan seluruh jaringan komunikasi di sana.
            Akhirnya, Stauffenberg dan Haeften menghadiri rapat di Wolf's Lair. Namun, Himmler tak ada di sana, jadi Beck tidak mengizinkan pemboman. Diam-diam, di Berlin, Olbricht memobilisasi German Reserve Army tanpa sepengetahuan Fromm. Sepulangnya dari tempat rapat, Fromm memarahi Olbricht dan Stauffenberg. Jika mereka memobilisasi tentara lagi, mereka akan ditangkap.
            Stauffenberg dan Haeften menghadiri lagi rapat tersebut. Bom telah diaktifkan. Haeften diperintahkan untuk mencari mobil untuk ke bandara, agar dengan cepat mereka dapat kembali ke Berlin. Bom tersebut diletakkan di tas Stauffenberg, dan ditaruh dibawah meja rapat, dekat dengan Hitler. Stauffenberg menghilang dari tempat rapat. Celakanya, tasnya dipindahkan oleh salah satu anggota rapat ke kaki meja. Bom tersebut meledak, Stauffenberg dan Haeften melarikan diri menuju bandara. Mereka berhasil melarikan diri, dan terbang ke Berlin. Sementara itu, Fellgiebel mematikan seluruh jaringan komunikasi di Wolf's Lair.
            Olbricht menemui Fromm, dan berkata bahwa Hitler telah tewas. Fromm menghubungi Wilhelm Keitel yang masih di Wolf's Lair, dan ternyata Hitler masih hidup. Stauffenberg muncul di ruangan Fromm, dan menekan Fromm agar bergabung dengan mereka. Fromm menolak, dan dikurung di sebuah ruangan. Olbricht memobilisasi German Reserve Army untuk menangkap SS, Gestapo, dan antek Nazi. Sekitar beberapa distrik sudah dikuasai. Ketika Mayor Otto von Remer akan menangkap Joseph Goebbels, Goebbels menghubungkannya pada Hitler, dan menyadari bahwa mereka ditipu. Operasi Valkyrie dihentikan, dan Hitler memerintahkan agar para pemberontak ditangkap. Para staff sudah dipulangkan dari kantor Kementerian Perang, namun para pemimpinnya, seperti Beck, Stauffenberg, Olbricht, Quirnhem, dan Haeften masih ada. Pasukan Remer tiba, dan menangkapi mereka.
            Fromm dibebaskan, dan memutuskan untuk menembak mati mereka, meskipun Hitler memerintahkan hanya ditangkap. Beck memutuskan untuk bunuh diri dengan pistol Fromm. Pada akhirnya, Stauffenberg, Olbricht, Quirnhem, dan Haeften dieksekusi mati. Tresckow bunuh diri dengan menggunakan granat, dan Fellgiebel ditangkap.
Pemeran
·         Tom Cruise sebagai Kolonel Claus von Stauffenberg
·         Kenneth Branagh sebagai Mayor Jenderal Henning von Tresckow
·         Bill Nighy sebagai Jenderal Friedrich Olbricht
·         Terence Stamp sebagai Ludwig Beck
·         Tom Wilkinson sebagai Jenderal Friedrich Fromm
·         Carice van Houten sebagai Nina Schenk Grafin von Stauffenberg
·         Kevin McNally sebagai Dr. Carl Goerdeler
·         David Schofield sebagai Erwin von Witzleben

RESENSI NOVEL AYAT AYAT CINTA

a.    Judul resensi                      :           Indahnya Cinta dalam Balutan Islam

b.    Identitas buku, meliputi    :
1.      Judul buku                              :           Ayat Ayat Cinta
2.      Nama pengarang                     :           Habiburrahman El Shirazy
3.      Tempat penerbitan buku         :           Jakarta, Penerbit Republika
4.      Tahun penerbitan                    :           2004
5.      Tebal buku                              :           20, 5 x 13, 5 cm
6.      Jumlah halaman                       :           420 halaman
7.      Harga buku                             :           Rp 43. 500, 00
c.    Isi buku / sinopsis singkat.
Novel ini bercerita tentang kisah percintaan yang di balut dalam ajaran-ajaran islaminya yang sangat kental. Kisah berawal dari seorang mahasiswa bernama Fahri bin Abdullah Shiddiq. Ia adalah seorang mahasiswa Universitas Al-azhar, Mesir.
Di Mesir Fahri tinggal bersama dengan keempat temannya yang juga berasal dari Indonesia. Mereka tinggal di apartemen sederhana. Mereka mempunyai tetangga yang sangat baik dan akrab dengan mereka, yaitu keluarga Tuan Boutros. Tuan Boutros mempunyai istri bernama Madame Nahed, dan dua orang anak mereka Maria dan Yousef. Keluaraga Tuan Boutros adalah keluarga Kristen Koptik yang sangat taat. Putri sulung mereka yang bernama Maria, ia gadis yang unik. Ia seorang Kristen Koptik, namun ia suka pada Al-Quran. Ia bahkan hafal beberapa ayat Al-Quran, diantarnnya adalah surat Maryam. Sebuah surat yang membuat dirinya merasa bangga.
Pertemuan berawal ketika Fahri pergi ke Shubra El-Kaima untuk talaqqi pada Syaikh Utsman Abdul Fattah. Ia pergi  kesana naik metro, dan disitulah awal Fahri bertemu dengan perempuan bercadar yang bernama Aisha. Aisha bukanlah orang Mesir, melainkan gadis asal Jerman yang sedang studi di Mesir.
Selain mempunyai tetangga yang baik, Fahri juga mempunyai tetangga yang sangat galak dan kasar. Kepala keluarga itu bernama Bahadur. Bahadur mempunyai istri bernama madame Syaima dan putri bungsunya Noura. Bahadur selalu bersikap kasar dengan Noura. Malam itu Fahri ingin menolong Noura yang sedang jadi bulan-bulanan oleh Bahadur, tapi Fahri tidak bisa menolongnya, lalu dia meminta bantuan Maria, akhirnya Maria mau menolong Noura. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingi menolongnya. Sayang hanya empati saja, tidak lebih.
Maria tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tapi mengagumi Al-Quran, dan mengagumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang cinta Maria hanya tercurah dalam diary saja.
Nurul adalah anak seorang Kyai terkenal yang juga mencari ilmu di Al-Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis itu. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah mengungkapkan perasaanya pada Nurul. Padahal Nurul juga menaruh hati pada Fahri, tapi Nurul juga tidak sanggup mengungkapkan perasaanya kepada Fahri.
Muncullah Aisah, si mata Indah yang menyihir Fahri sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku. Aisah jatuh cinta pada Fahri, dan juga Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya.
Mereka berdua menikah, dijodohkan oleh pamannya Aisha. Mereka hidup bahagia. Beberapa bulan kemudian Aisha dinyatakan mengandung. Tak lama kemudian, Fahri dapat kabar kalau Maria koma. Belum sempat menjenguk Maria, malapetaka datang menghampiri rumah tangga mereka. Noura menuduh Fahri telah memperkosanya. Semua orang tahu bahwa itu adalah fitnah. Fahri diseret, dan dimasukkan ke penjara. Kuncinya semua ini adalah Maria yang sedang koma. Dia mengetahui bagaimana kejadian yang sebenarnya.
Keluarga Boutros mendatangi Fahri di penjara, mereka berniat mengunjungi Fahri dan juga ingin meminta bantuan kepada Fahri untuk menyadarkan Maria dari komanya, dengan menrekam suara Fahri dan nantinya akan didengarkan ke Maria. Kata dokter hanya orang yang dicintai Maria yang dapat menyembuhkannya. Tak kunjung sadar juga, akhirnya dokter dan madame Nahed mneyuruh Fahri untuk menyatakan cintanya kepada Maria. Sebelumnya Fahri tidak mau melakukan itu, lalu Fahri meminta izin kepada Aisha, akhirnya Aisah menyetujuinya. Setelah itu, Fahri langsung menikahi Maria. Setelah beberapa saat kemudian, Maria sadar.
Sidang penentuan tiba, diakhir persidangan Maria tiba. Dia mengatakan apa yang sebenarnya terjadi pada malam itu. Setelah mengatakan itu semua, Maria pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Fahri memenangkan sidang tersebut, dan Bahadur dimasukkan penjara.
Begitu divonis bebas, Fahri dibawa oleh Aisha ke rumah sakit yang sama dengan Maria untuk diperiksa. Sejak selesai dari persidangan itu, Maria belum sadarkan diri juga. Beberapa saat kemudian, Aisha mendengar Maria mengigau kalau dia ingin masuk surga, tapi tidak diperbolehkan. Lalu ia terbangun dan menceritakan itu semua pada Aisha dan juga Fahri. Fahri tau apa yang dimaksudkan oleh Maria, lalu ia membopong Maria ke kamar mandi dan Aisha membantu untuk mewudhui Maria. Selesai itu Maria kembali dibaringkan di atas kasur seprti semula. Lalu dengan suara lirih yang keluar dari relung jiwa ia melafalkan syahadad. Tak lama kemudian, kedua matanya tertutup rapat dan akhirnya Maria meninggal dunia.


d.    Kelebihan dan kelemahan buku.
·         Kelebihan :
1. Novel ini mengajarkan kehidupan Islami yang sangat kental sekali, bisa menjadi motivasi orang-orang yang membacanya.
2. Novel ini menggunakan bahasa arab, dan disetiap halaman yang ada bahasa arabnya, di bawahnya pasti ada terjemahannya.
3. Ayat Ayat Cinta mengajak kita untuk lebih jernih, lebih cerdas dalam memahami cakrawala keislaman, kehidupan, dan juga cinta.
·         Kelemahan :
1.      Tokoh utama Fahri, yang hanya laki-laki biasa dan anak seorang petani dicintai oleh empat orang wanita sekaligus. Dalam kehidupan nyata hal ini mustahil terjadi. Kesannya Fahri digambarkan sebagai laki-laki yang hampir sempurna.
2.      Maria yang jatuh sakit berminggu-minggu bahkan sampai koma, cuma karena ditolak citanya oleh Fahri. Dalam kehidupan nyata hal ini terlalu berlebihan.
e.    Kelebihan dan kelemahan buku bisa kita lihat dari isi, bahasa, dan kemasannya.
1)      Isi, meliputi kualitas, kelengkapan, dan kebaruan.
Kualitasnya sangat baik, diterbitkan di Jakarta oleh Penerbit Republika. Novel ini menurut saya juga sudah lengkap, mulai dari cover depan sampai belakang. Kebaruan, novel ini bisa dikatakan sudah lama, cetakan pertama terbit desember tahun 2004, dan cetakan terakhir yang saya lihat april 2008.
2)      Bahasa, meliputi kelancaran, ketepatan, dan komunikatifan bahasa.
Novel ini ditulis dengan bahasa lancar dengan tokoh-tokoh yang “hidup” dalam berbagai karakter, membuat novel ini tidak hanya sekedar dibaca sebagai cerita picisan atau romantisme biasa, melainkan membaurkan pengetahuan atas hidup dan berkehidupan secara indah. Ketepatan dalam mengolah kata-kata sangat tepat, membuat cerita dalam novel ini terasa benar-benar terjadi. Bahasanya juga komunikatif, mudah dipahami oleh pembacanya. Di dalam novel ini ada bahasa arabnya juga, dan dibawahnya ada artinya  jadi memudahkan si pembaca memahmi isinya.
3)      Kemasan buku.
Novel ini dikemas dengan sangat baik. Sebelum membaca isinya, pembaca disuguhkan dengan komentar-komentar orang yang sudah membaca novel tersebut, jadi menambah keinginan saya untuk mengetahui bagaiman isi ceritanya.
f.     Perbandingan dengan fiksi lain.
Menurut saya novel Ayat Ayat Cinta ini ceritanya sangat menyentuh. Dibandingkan dengan novel-novel yang sudah saya baca sebelumnya, novel ini lebih bisa memotivasi saya dalam hal keislaman. Novel ini tidak saja menceritakan kehidupan percintaan seperti novel-novel tentang cinta yang lain, tapi novel ini mengenalkan bagaimana percintaan menurut islam yang sebanar-benarnya. Novel ini memang sangat bagus isi ceritanya, tidak hanya menggambarkan kehidupan seseorang yang sangat sederhana, tetapi juga mengajarkan kepada kita betapa pentingnya hidup di jalan Allah, hidup hanya benar-benar untuk Allah S.W.T.


g.    Arah dan saran pemilihan buku.
Novel ini sangat bagus untuk dibaca, menambah pengetahuan tentang Islam yang sesungguhnya dan mengajari kita tentang banyak hal yang mungkin belum kita ketahui sebelumnya.
h.    Unsur bahasa yang digunakan.
1.      Tema : Cinta Penuh Pengorbanan
2.       Tokoh : Fahri, Maria, Aisha, Nurul, Noura, Saiful, Rudi, Hamdi, Mishbah, keluarga Tuan Boutros, Bahadur,
3.      Plot / alur : Maju.
4.      Perwatakan :
·         Fahri : Rajin, pintar, sabar, terencana, tepat waktu, ikhlas, ulet, penolong, sholeh, aktifis, pintar dalam memimpin, lurus, penuh dengan target.
·         Maria : Ceria, suka bergurau, rajin, pintar, tapi fisiknya lemah, manja tertutup.
·         Aisah : Orangnya lembut, sabar, ikhlas, terencana, pintar, sholehah, serba mewah.
·         Nurul : Rajin, pintar, pemalu , tidak terbuka, kaku, emosi, sholehah.
·         Noura : Orangnya tertutup, sulit di tebak,pintar, tapi dia kejam, emosi, pendiam.
·         Keluarga Tuan Boutros : Baik hati, sopan, suka menolong, tidak sombong walaupun orang kaya.
·         Bahadur : Kasar, semena-mena pada anak, suka memfitnah.
·         Teman Fahri (Saiful, Rudi, Hamdi, Mishbah) : Baik, tekun, pintar, rajin, sholeh.
5.      Setting / latar : Mesir, Kairo, Al-Azhar, flat, masjid, restoran, metro, penjara, rumah sakit, Alexandria.
6.      Amanat : Semakin banyak ilmu yang kita dapat, maka semakin banyak pula hambatan, godaan yang harus kita lewati dan dipecahkan dengan hati yang sabar dan yakin akan ada hikmahnya.
7.      Sudut pandang : Aku orang ke 1

i.      Tujuan pengarang dan tujuan resentator.
Tujuan pengarang, novel ini merupakan sarana yang tepat sebagai media penyaluran dakwah kepada siapa saja yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Islam.
Tujuan saya meresensi novel ini, yaitu untuk memenuhi tugas kuliah saya, mata kuliah Membaca Komprehensif.
j.      Harapan dan saran resentator.
Harapan saya, semoga setelah membaca novel Ayat Ayat Cinta ini, semua dapat termotivasi agar menjadi orang yang lebih baik.
Saran buat kalian semua yang belum membaca novel ini, cobalah baca maka kalian semua akan mendapatkan pengalaman yang sangat berharga. Buku adalah jendela dunia, itu benar sekali. Dengan membaca novel ini, kita bisa mengetahui Mesir dan apa saja yang ada di sana.
k.    Kesimpulan, berisi kualitas keseluruhan isi buku.
Novel ini tidak saja menceritakan kehidupan percintaan seperti novel-novel tentang cinta yang lain, tapi novel ini mengenalkan bagaimana percintaan menurut islam yang sebanar-benarnya. Novel ini memang sangat bagus isi ceritanya, tidak hanya menggambarkan kehidupan seseorang yang sangat sederhana, tetapi juga mengajarkan kepada kita betapa pentingnya hidup di jalan Allah, hidup hanya benar-benar untuk Allah S.W.T. Seperti yang sudah saya katakan tadi sebelumnya. Mengajarkan kita betapa susahnya perjuangan seorang mencari ilmu di negeri orang.



sumber: http://endahkurniaw.blogspot.com/2013/03/resensi-novel-ayat-ayat-cinta.html

Minggu, 26 Januari 2014

KESIMPULAN PROPOSAL PENELITIAN


PROPOSAL  PENELITIAN  ILMIAH
TUMBUHAN  LUMUT



















Di Susun Oleh :

AKBAR  JANUARSYAH
10111509
3KA07










FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2014








KATA   PENGANTAR



Puji dan syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan izin dan kekuatan kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul ’’ PENELITIAN  ILMIAH  TUMBUHAN  LUMUT” tepat pada waktunya.

Saya menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan kelemahannya, baik dalam isi maupun sistematikanya. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan wawasan saya. Oleh sebab itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran untuk menyempurnakan makalah ini.

Akhirnya, saya mengharapkan semoga makalah ini dapat memberikan manfaat, khususnya bagi kami dan umumnya bagi pembaca.











Depok, Desember 2013





















DAFTAR  ISI




Kata pengantar

Daftar Isi

BAB I  PENDAHULUAN

1.1    LATAR BELAKANG

1.2    RUMUSAN MASALAH

1.3    TUJUAN PENELITIAN

1.4    MANFAAT PENELITIAN

1.5    METODE PENULISAN 

1.6    SISTEMATIKA PENULISAN

BAB II  TINJAUAN PUSTAKA

2.1 KAJIAN TEORI  

2.2 RUMUSAN HIPOTESIS 

BAB III METODE PENELITIAN

 3.1 RANCANGAN PENELITIAN    

 3.2 INSTRUMEN ALAT DAN BAHAN 

3.3 JADWAL DAN LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN

KESIMPULAN

KRITIK  dan  SARAN

DAFTAR PUSTAKA
















BAB I

PENDAHULUAN


1.1 LATAR BELAKANG

Lumut merupakan tumbuhan darat sejati, walaupun masih menyukai tempat yang lembab dan basah. Lumut yang hidup di air jarang kita jumpai, kecuali lumut gambut (sphagnum sp.). Pada lumut, akar yang sebenarnya tidak ada, tumbuhan ini melekata dengan perantaraan Rhizoid (akar semu), oleh karen itu tumbuhan lumut merupakan bentuk peralihan antara tumbuhan ber-Talus (Talofita) dengan tumbuhan ber-Kormus (Kormofita).Lumut mempunyai klorofil sehingga sifatnya autotrof. Lumut tumbuh di berbagai tempat, yang hidup pada daun-daun disebut sebagai epifil.

Lumut merupakan tumbuhan kecil, lembut. Mereka tidak mempunyai bunga atau biji, dan daun-daun yang sederhananya menutupi batang liat yang tipis. Tumbuhan lumut merupakan tumbuhan pelopor, yang tumbuh di suatu tempat sebelum tumbuhan lain mampu tumbuh. Ini terjadi karena tumbuhan lumut berukuran kecil tetapi membentuk koloni yang dapat menjangkau area yang luas. Jaringan tumbuhan yang mati menjadi sumber hara bagi tumbuhan lumut lain dan tumbuhan yang lainnya.Klasifikasi tradisional menggabungkan pula lumut hati ke dalam Bryophyta.

1.2 RUMUSAN MASALAH

Penulis membatasi laporan ini seputar  :

       a. Tumbuhan Lumut.

       b. Perkembangan dan pertumbuhan lumut.

       c. Pengaruh pemberian cahaya pada tumbuhan lumut.



1.3 TUJUAN PENELITIAN

Tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan laporan ini , antara lain :

a. Untuk membuktikan perbedaan kecepatan pertumbuhan tumbuhan lumut.
b. Untuk menambah wawasan pengetahuan tentang makhluk hidup.
c. Untuk mengetahui dan lebih mengenal tentang tumbuhan lumut.


1.4 MANFAAT PENELITIAN

Manfaat dari penulisan laporan ini adalah :

a.       Dapat menentukan habitat tumbuhan lumut.
b.       Dapat mendeskripsikan proses pertumbuhan tanaman lumut.
c.        Dapat menganalisis masalah yang terjadi  pada proses pertumbuhan.
d.       Dapat memahami keanekaragaman hayati.
e.        Dapat mengembangkan potensi usaha dari kerajinan tumbuhan lumut.

1.5 METODE PENULISAN
                     
Dalam pembuatan laporan ini dilakukan dengan cara :

a.       Metode observasi.
b.       Membaca beberapa buku di perpustakaan sekolah.
c.        Mengumpulkan data dari internet.


1.6 SISTEMATIKA PENULISAN



Untuk memudahkan para pembaca penulis menyusun laporan ilmiah ini dalam beberapa bab yaitu :

Kata pengantar

Daftar isi

BAB I  PENDAHULUAN

1.1    LATAR BELAKANG  

1.2    RUMUSAN MASALAH 

1.3    TUJUAN PENELITIAN

1.4    MANFAAT PENELITIAN

1.5    METODE PENULISAN 

1.6    SISTEMATIKA PENULISAN

BAB II  TINJAUAN PUSTAKA

2.1 KAJIAN TEORI  

2.2 RUMUSAN HIPOTESIS 

BAB III METODE PENELITIAN

 3.1 RANCANGAN PENELITIAN    

 3.2 INSTRUMEN ALAT DAN BAHAN 

3.3 JADWAL DAN LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN


KESIMPULAN

KRITIK   dan   SARAN

DAFTAR PUSTAKA














BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 KAJIAN TEORI

Berdasarkan teori yang ada, beberapa jenis lumut memiliki ruang lingkup kehidupan yang luas, namun beberapa hanya berada pada habitat khusus. Secara umum lumut tidak dapat tumbuh pada habitat kering, kebanyakan hidup pada tempat yang kelembabannya tinggi, dan teduh. Jika dikaji secara keseluruhan, dapat dikatakan bahwa kebanyakan lumut memiliki range ekologi yang agak sempit dan terbatas sehingga tumbuhan lumut mempunyai nilai penting yang cukup besar sebagai indikator habitat tertentu. Faktor biotik yang mempengaruhi kehidupan tumbuhan lumut adalah menyangkut masalah kompetisi diantara tumbuhan lumut itu sendiri, baik untuk mendapatkan makanan maupun untuk tempat hidupnya. Sedangkan faktor abiotiknya meliputi :

a.  Faktor cahaya, Umumnya tumbuhan normal membutuhkan 500 – 1300 lux  

     intensitas cahaya. (yang akan menjadi bahan percobaan dengan menggunakan

sinar matahari).

b.  Faktor temperature

c.  Faktor Air, Intensitas penghisapan air tergantung pada kandungan air tiap – tiap
 tumbuhan. Adaptasi tumbuhan lumut dalam pengambilan air : 

·   Endohydric species, air yang diambil berasal dari substrat dan kemudian dihantarkan secara internal ke organ daun atau permukaan evaporasi lainnya (sifat permukaan dari tumbuhan adalah water rapellent/penolak). Umumnya hidup pada substrat yang kaya nutrien, tempat basah, dan poreus (berpori). Contoh : Polytricaceae, Mniaceae,Marchantiaceae, dsb.

·  Ektohydric species, Air mudah diabsorbsi dan hilang melalui segala permukaan tubuh. Sifat karakteristiknya adalah semua bagian tubuhnya dapat menghisap dan menyimpan air dari udara. Contoh : Grimiaceae, Orthitricaceae, lumut hati berdaun, dsb.

d.  Faktor angin

e. Faktor edafik, meliputi tanah, humus, dan batuan. Karena lumut hidup umumnya
di atas batuan dan tanah yang berhumus, jadi lumut dikatakan bersifat saprofit.





2.2 RUMUSAN HIPOTESIS

Keberadaan tumbuhan lumut disuatu tempat selalu dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Faktor lingkungan tersebut meliputi faktor biotik dan abiotik. Tumbuhan lumut jarang ditemukan yang bersifat individu, melainkan hidup berkelompok dan mempunyai bentuk – bentuk kehidupan khusus. Tumbuhan lumut biasanya tumbuh ditempat yang lembab dan berair meskipun begitu lumut juga masih membutuhkan suplai sinar matahari yang cukup, akan tetapi tumbuhan lumut kurang bisa hidup didaerah yang panas dan gersang ditambah lagi mendapat sinar matahari secara langsung, hal ini menyebabkan tumbuhan lumut banyak dijumpai di pinggiran sungai, selokan, maupun pada saluran pembuangan.
BAB III

METODOLOGI PENELITIAN





3.1 RANCANGAN PENELITIAN

Rancangan penelitian adalah suatu hal yang penting dalam suatu penelitian ilmiah, maka penulis menyusunnya sebagai berikut :

-          Identifikasi variabel, yakni faktor-faktor yang berpengaruh dalam suatu penelitian. Ada beberapa variabel dalam suatu penelitian. Untuk mengetahui pengaruh suatu variabel terhadap variabel lainnya. Pengamatan dilakukan terhadap variabel tersebut, dan mengukur variabel yang di pengaruhinya. Sementara itu, variabel yang lain  dibuat tetap (terkontrol) untuk mengisolir fenomena yang dapat berpengaruh terhadap pengamatan tersebut. Ada pun variabelnya sebagai berikut :

·         Variabel bebas, yaitu sinar cahaya matahari
·         Variabel tak bebas, yaitu morfologi tumbuhan lumut (pengukuran terhadap luas dari tumbuhan lumut pada media objek)
·         Variabel terkontrol, yaitu luas kayu, ember, serta volum air
·         Memilih peralatan yang sesuai dengan penelitian.
·         Melakukan pengamatan akurat, dalam hal ini adalah melakukan pengamatan terhadap semua objek dalam penelitian pada saat melakukan penelitian terutama pada alat dan bahan agar tujuan dari penelitian dapat dicapai. Pengamatan juga bertujuan untuk mencatat semua hal dan peristiwa yang terjadi pada objek penelitian. Pengamatan dilakukan secara teliti dan akurat dalam setiap fase penelitiannya.
·         Mengumpulkan data dan hasil penelitian, dalam hal ini pencatatan data harus jelas guna kelancaran penelitian. Pengumpulan data ini bertujuan untuk mengamati setiap perubahan yang terjadi.
·         Mengolah dan menganalisis data, pengolahan  dan penyajian data penting agar dapat menganalisis data dengan benar. Adapun hal yang harus dianalisis sebagai berikut :

a.)     Apakah setiap data menghasilkan kurva yang mulus ?
b.)     Apakah ada data diluar kurva ?
c.)      Apakah data tersebut dapat diabaikan atau ada suatu alasan tertentu mengapa hal ini terjadi. ?

Ø Kesimpulan, yakni mengenai perumusan mengenai apa yang diperoleh dari suatu penelitian kualitatif.
Ø Membuat laporan kegiatan penelitian, yakni hasil penelitian dikomunikasikan secara tertulis dalam bentuk  laporan kegiatan penelitian.







3.2 INSTRUMEN ALAT DAN BAHAN

Adapun alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah :

-          Ember
-          Gayung
-          Penggaris
-          Pisau
-          Kertas hvs dan alat tulis

Adapun bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini :

-          Kayu
-          Air


3.3   JADWAL DAN LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN

1.       Menyiapkan alat-alat dan bahan untuk melakukan penelitian.
2.       Menyiapkan 2 ember untuk 2 perlakuan, ember yang digunakan harus sama.
3.       Tiap-tiap ember di isi air sebanyak 100 ml agar menjaga kelembaban (tinggi air pada ember 1 cm).
4.       Masukan media pertumbuhan lumut berupa kayu pada kedua ember dengan ukuran : ukuran kayu 10 cm x 15 cm.
5.       Letakan kedua ember pada tempat yang berbeda
6.       Ember A : Diletakan di dekat sumur (tempat lembab) dengan pencahayaan cukup terang.
7.       Ember B : Diletakan di halaman depan rumah (panas) dengan pencahayaan sangat terang .
8.       Setelah beberapa hari lakukanlah pengamatan terhadap kedua ember tersebut, apakah pada kedua ember tersebut sudah tumbuh lumut.
9.       Lakukan peninjauan setiap 3  hari sekali, dan catat hasilnya.
10.    Apakah terdapat perbedaan pertumbuhan yang terjadi pada kedua ember ?
11.    Catat setiap terjadi perbedaan dan peristiwa.
12.    Olah semua data yang telah terkumpul, kemudian buatlah grafik perbandingan.
13.    Tariklah suatu kesimpulan.






































KESIMPULAN


Lumut merupakan tumbuhan darat sejati, walaupun masih menyukai tempat yang lembab dan basah. Lumut yang hidup di air jarang kita jumpai, kecuali lumut gambut (sphagnum sp.). Pada lumut, akar yang sebenarnya tidak ada, tumbuhan ini melekata dengan perantaraan Rhizoid (akar semu), oleh karen itu tumbuhan lumut merupakan bentuk peralihan antara tumbuhan ber-Talus (Talofita) dengan tumbuhan ber-Kormus (Kormofita).Lumut mempunyai klorofil sehingga sifatnya autotrof. Lumut tumbuh di berbagai tempat, yang hidup pada daun-daun disebut sebagai epifil.

Lumut merupakan tumbuhan kecil, lembut. Mereka tidak mempunyai bunga atau biji, dan daun-daun yang sederhananya menutupi batang liat yang tipis. Tumbuhan lumut merupakan tumbuhan pelopor, yang tumbuh di suatu tempat sebelum tumbuhan lain mampu tumbuh. Ini terjadi karena tumbuhan lumut berukuran kecil tetapi membentuk koloni yang dapat menjangkau area yang luas. Jaringan tumbuhan yang mati menjadi sumber hara bagi tumbuhan lumut lain dan tumbuhan yang lainnya.Klasifikasi tradisional menggabungkan pula lumut hati ke dalam Bryophyta.
Berdasarkan teori yang ada, beberapa jenis lumut memiliki ruang lingkup kehidupan yang luas, namun beberapa hanya berada pada habitat khusus. Secara umum lumut tidak dapat tumbuh pada habitat kering, kebanyakan hidup pada tempat yang kelembabannya tinggi, dan teduh. Jika dikaji secara keseluruhan, dapat dikatakan bahwa kebanyakan lumut memiliki range ekologi yang agak sempit dan terbatas sehingga tumbuhan lumut mempunyai nilai penting yang cukup besar sebagai indikator habitat tertentu. Faktor biotik yang mempengaruhi kehidupan tumbuhan lumut adalah menyangkut masalah kompetisi diantara tumbuhan lumut itu sendiri, baik untuk mendapatkan makanan maupun untuk tempat hidupnya. Sedangkan faktor abiotiknya meliputi :

A.      FAKTOR  CAHAYA, Umumnya tumbuhan normal membutuhkan 500 – 1300 lux intensitas cahaya. (yang  akan menjadi bahan percobaan dengan menggunakan sinar matahari).

B.      FAKTOR  TEMPERATUR

C.      FAKTOR  AIR,  Intensitas penghisapan air tergantung pada kandungan air tiap – tiap
               tumbuhan. Adaptasi tumbuhan lumut dalam pengambilan air : 

·   Endohydric species, air yang diambil berasal dari substrat dan kemudian dihantarkan secara internal ke organ daun atau permukaan evaporasi lainnya (sifat permukaan dari tumbuhan adalah water rapellent/penolak). Umumnya hidup pada substrat yang kaya nutrien, tempat basah, dan poreus (berpori). Contoh : Polytricaceae, Mniaceae,Marchantiaceae, dsb.

·  Ektohydric species, Air mudah diabsorbsi dan hilang melalui segala permukaan tubuh. Sifat karakteristiknya adalah semua bagian tubuhnya dapat menghisap dan menyimpan air dari udara. Contoh : Grimiaceae, Orthitricaceae, lumut hati berdaun, dsb.

D.      FAKTOR  ANGIN

E.      FAKTOR  EDAFIK, meliputi tanah, humus, dan batuan. Karena lumut hidup umumnya
              di atas batuan dan tanah yang berhumus, jadi lumut dikatakan bersifat saprofit.

Jadi kesimpulan dari semua materi yang telah d bahas adalah, Keberadaan tumbuhan lumut disuatu tempat selalu dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Faktor lingkungan tersebut meliputi faktor biotik dan abiotik. Tumbuhan lumut jarang ditemukan yang bersifat individu, melainkan hidup berkelompok dan mempunyai bentuk – bentuk kehidupan khusus. Tumbuhan lumut biasanya tumbuh ditempat yang lembab dan berair meskipun begitu lumut juga masih membutuhkan suplai sinar matahari yang cukup, akan tetapi tumbuhan lumut kurang bisa hidup didaerah yang panas dan gersang ditambah lagi mendapat sinar matahari secara langsung, hal ini menyebabkan tumbuhan lumut banyak dijumpai di pinggiran sungai, selokan, maupun pada saluran pembuangan.










KRITIK   dan   SARAN

Saya sebagai penulis menyadari bahwa saya masih jauh dari kata sempurna. Alangkah baiknya jikalau anda dapat memberikan saran serta kritik yang membangun dalam proposal yang saya buat agar lebih baik lagi dan dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat banyak terutama saya pribadi sebagai penulis.













DAFTAR PUSTAKA




http://id.wikipedia.org/wiki/Lumut
http://www.crayonpedia.org/mw/1._Lumut_10.1 http://www.google.co.id/tanya/thread?tid=73d1bc40b3926bbf
http://dinarardy.wordpress.com/tag/kehidupan-lumut/
http://id.wikipedia.org/wiki/Suhu
http://www.scribd.com/doc/52488644/Biologi
http://pinkzchocolate.blogspot.com/2011/02/laporan-praktikum-bocryp.html
http://harycahyadi.wordpress.com/2011/09/07/contoh-laporan-ilmiah-tentang-lumut/
bebas.ui.ac.id/v12/sponsor/Sponsor…/0013%20Bio%201-3b.html
ugeex.blogspot.com/2009/03/makalah-lumut.html